Archive for July 18th, 2008
Politik Lagu Pop Bali
Kompas, Minggu, 14 Maret 2004
I Nyoman Darma Putra
MENJELANG Pemilu 2004, belantika musik pop Bali diwarnai dengan munculnya lagu-lagu bertema kritik sosial dan politik. Hal ini memang bukan merupakan fenomena baru dalam perjalanan lagu pop Bali sejak kelahirannya awal tahun 1960-an di tengah konfrontasi partai politik. Meski demikian, kehadiran lagu-lagu bertema kritik sosial dan politik belakangan ini pantas dicatat karena dia muncul dalam suasana pemilu dan lirik-lirik lagunya secara blakblakan mengecam pejabat korupsi atau bentuk KKN lainnya. Selain itu, lagu-lagu tersebut dinyanyikan dengan musik pop-rock atau rap yang digemari anak-anak muda perkotaan.
Lagu pop Bali yang dulu dianggap kampungan oleh anak muda, kini disambut bangga pelajar dan mahasiswa serta dimainkan dalam perayaan hari jadi sekolah atau fakultas-fakultas. Mengentalnya wacana identitas Bali berdasarkan budaya (cultural identity) di era otonomi ini, juga ikut memperluas dan mempermulus ruang gerak lagu pop Bali ke teritori baru di mana dulu kehadirannya tidak pernah disambut. (more…)
Add comment July 18, 2008