Bali dalam Kutipan, 2005

July 30, 2008

“Jarang suatu tempat diwacanakan secara sedemikian kuat dan normatif seperti Pulau Bali, hingga terkonstruksi suatu pandangan tentang kebudayaan dan masyarakat itu yang, meskipun jauh dari situasi sesungguhnya, dianggap lebih “nyata” dari kenyataan itu sendiri dan bahkan lambat-laun menjadi bagian tak terpisahkan dari kenyataan”.

 Jean Couteau, dalam kata pengantar kumpulan cerpen Samsara karya Putu Fajar Arcana  (2005:vii-viii)

Entry Filed under: Budaya, Hello Bali. Tags: , , .

Leave a Comment

Required

Required, hidden

Some HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <pre> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Top Posts

Blog Stats

 

July 2008
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

Recent Posts

Archives