Archive for October, 2008
Mem-Bali-kan Sastra Indonesia: Makna dan Masalahnya
Perkembangan sastra Bali modern (sastra yang ditulis dalam bahasa Bali dalam bentuk modern seperti puisi, cerpen dan novel) dalam lima tahun terakhir ini semarak sekali. Kesemarakannya tak hanya ditandai dengan munculnya karya-karya asli yang beberapa di antaranya sudah meraih hadiah sastra Rancage, tetapi juga muncul banyak karya terjemahan ke dalam bahasa Bali atas karya-karya sastra berbahasa Indonesia.
PUISI-PUISI karya Amir Hamzah, Chairil Anwar, Taufiq Ismail dan Sapardi Djoko Damono sudah muncul dalam versi bahasa Bali. Begitu juga cerpen-cerpen karya Mocthar Lubis, Budi Darma, Ajip Rosidi dan Umar Kayam. Novel-novel karya Sutan Takdir Alisjahbana dan Panji Tisna juga sudah muncul dalam versi bahasa Bali. Sebagian karya terjemahan itu terbit dalam bentuk buku yang dicetak secara amat sederhana dan dijual di toko-toko buku, sebagian lainnya menghiasi halaman majalah sastra seperti Buratwangi dan Canangsari. (more…)
2 comments October 18, 2008
And The Gong Goes to – Balinese Women
More and more women are gaining prominence in the performing and visual arts of Bali.
Slowly but surely, women are changing the face of Balinese performing arts, which, in the past had always been dominated by men, while women played only minor roles; mainly as dancers. Particularly in the ‘kingdom era’, they were powerless human beings and often given negative images as objects of sexual desire. They could be forced by kings to entertain their guests with little or no chance to refuse. (more…)
Add comment October 4, 2008
