Bali dalam Kutipan, 2005

July 30, 2008 at 1:48 am Leave a comment

“Jarang suatu tempat diwacanakan secara sedemikian kuat dan normatif seperti Pulau Bali, hingga terkonstruksi suatu pandangan tentang kebudayaan dan masyarakat itu yang, meskipun jauh dari situasi sesungguhnya, dianggap lebih “nyata” dari kenyataan itu sendiri dan bahkan lambat-laun menjadi bagian tak terpisahkan dari kenyataan”.

 Jean Couteau, dalam kata pengantar kumpulan cerpen Samsara karya Putu Fajar Arcana  (2005:vii-viii)

Entry filed under: Budaya, Hello Bali. Tags: , , .

Bali dalam Kutipan, 1951 Bali dalam Kutipan, 1973

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 95,964 hits
July 2008
M T W T F S S
« Jun   Aug »
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
28293031  

%d bloggers like this: