Archive for April, 2015

Civitas Akademika Universitas Udayana Demo ke Pengadilan Negeri Denpasar

20150427_090955

Salah satu dari lusinan poster yang dibawa peserta unjuk rasa.

20150427_092005

Dosen berbaju putih, pegawai berbaju endek, sama-sama berikat kepala putih, dalam aksi damai.

Ini adalah foto-foto demonstrasi civitas akademika Universitas Udayana yang melakukan demonstrasi damai ke Pengadilan (PN) Denpasar, Senin, 27 April. Unjuk rasa besar-besaran itu berkaitan dengan eksekusi tanah milik Unud dalam perkara yang diputus Mahkamah Agung yang luasnya 2,7 hektar di kawasan Kampus Bukit, Jimbaran.

Demo yang dimpimpin langsung oleh Rektor Unud Prof Suastika itu diikuti pembantu rektor, dosen, mahasiswa, pegawai, dan beberapa alumni. Mereka berkumpul mulai pk. 08.00 di kampus Sudirman, kemudian sekitar pk. 09.00 berjalan menuju Pengadilan Denpasar di Jl Sudirman, arah utara sekitar 500 meter.

Sekitar 2500 peserta demo berjalan damai, dan melakukan orasi di depan Pengadilan. Polisi membuat pagar betis menjaga agar demonstran tidak masuk ke Pengadilan. Mobil pengamanan polisi berjaga agak di utara, siaga mengamankan jika terjadi yang tidak diinginkan. (more…)

Advertisements

April 27, 2015 at 1:05 pm Leave a comment

Serpihan Sejarah Sastra: Bali Tuan Rumah Sidang Pengarang Asia Afrika 1963

Bali Post, Minggu, 26 April 2015, h. 4.

Bali Post, Minggu, 26 April 2015, h. 4.

Di sela-sela kemeriahan peringatan 60 Tahun Asia Afrika di Jakarta dan Bandung April 2015, ada baiknya juga kita menengok ke belakang untuk melihat peran Bali dalam kerja sama politik internasional Asia Afrika. Sejarah menunjukkan bahwa Bali pernah menjadi tuan rumah Sidang Komite Eksekutif Konferensi Pengarang Asia-Afrika (SKE-KPAA) tahun 1963 lalu. Dua sastrawan muda Indonesia waktu itu, Pramudya Ananta Tur dan Sitor Situmorang menjadi panitia pelaksana.

Konferensi Asia Afrika di tahun 1955 dan pertemuan-pertemuan reguler berikutnya tidak saja sepakat bekerja sama di bidang politik internasional, tetapi juga bertekad memperkuat negara anggotanya melalui kerja sama di bidang seni budaya termasuk sastra. Di sela-sela pertemuan politik, Asia Afrika selalu menggelar pertemuan penulis secara bergantian di berbagai negara anggota seperti Mesir dan Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, penulis-penulis dari anggota Asia Afrika hadir bertukar fikiran. Pengarang Indonesia juga aktif menghadiri pertemuan-pertemuan internasional itu. Ketika Indonesia mendapat giliran menjadi tuan rumah penyelenggara, pemerintah menunjuk Bali sebagai sebagai tempatnya. (more…)

April 25, 2015 at 11:35 pm Leave a comment

Setengah Abad Silam, Wanita Bali Sudah Tanggapi Feminisme

Resensi Buku

Judul : Wanita Bali Tempo Doeloe Penulis : I Nyoman Darma Putra Penerbit : Yayasan Bali Jani, April, 2003 Tebal : viii + 199 halaman

Judul : Wanita Bali Tempo Doeloe
Penulis : I Nyoman Darma Putra
Penerbit : Yayasan Bali Jani, April, 2003
Tebal : viii + 199 halaman

 

KEBERADAAN wanita Bali selama ini lebih banyak “dibaca” dalam penampakannya lewat media adat dan agama, atau sebagai pekerja kasar pembuat jalan pada sekitar 1970-an hingga 1980-an, ketika pembuatan jalan-jalan besar di Bali belum menggunakan teknologi hotmix seperti saat ini. Karena mereka bekerja di jalanan — tempat ribuan orang berlalu-lalang setiap waktu, maka potret wanita Bali seperti itulah yang paling terlihat, terutama di mata orang-orang bukan Bali, meskipun jumlah wanita Bali yang bekerja di sektor itu kecil sekali.

Dari sana lalu timbul pandangan yang agak sinis terhadap wanita maupun laki-laki Bali. Bahwa wanita Bali tidak dihargai, bersikap nrimo, dan laki-laki Bali hanya hidup bersenang-senang sambil mengelus-elus ayam jagonya, dan seterusnya. Citra seperti itu menjadi semacam stereotipe bagi orang Bali, yang sampai kini pun masih tetap dihembuskan, meski keadaan telah berubah. (more…)

April 20, 2015 at 11:25 pm Leave a comment

Artikel “Wisata Lumba-lumba Jumpalitan di Lovina” dimuat di Koran ‘Pos Bali’

lumba lumba (1)

lumba lumba (2)

April 10, 2015 at 9:24 pm Leave a comment

Wisata Lumba-lumba Jumpalitan di Laut Lovina

Tur lumba-lumba di Lovina (foto Darma Putra)

Tur lumba-lumba di Lovina (foto Darma Putra)

Suasana masih remang ketika sekitar 45 perahu nelayan bermesin tempel membawa masing-masing 5 turis untuk melihat lumba-lumba alias dolpin di laut Lovina, Bali Utara. Pemandangan seperti Sabtu, 4 April 2015 itu terjadi setiap pagi, berarti paling tidak ada 200 turis mengikuti tur dolpin setiap hari.

Tur dolpin menjadi ciri khas daerah kawasan wisata pantai Lovina. Waktu keberangkatan pk. 06.00, dan lamanya tur antara 1-1,5 jam. Saat pagi harilah dolpin bermunculan. Konon jumlah dolpin di laut Lovina mencapai ribuan, tapi yang bermunculan dan menampakkan diri untuk turis hanya beberapa kawanan. (more…)

April 4, 2015 at 2:27 am 1 comment


Blog Stats

  • 112,090 hits
April 2015
M T W T F S S
« Mar   May »
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
27282930