Adu Ayam Adu Angan

November 5, 2016 at 6:26 am Leave a comment

bagian dari lukisan di The Royal Pita Maha, Kedewatan, Ubud.

bagian dari lukisan di The Royal Pita Maha, Kedewatan, Ubud.

Adu ayam adu angan
Kalah jadi abu menang
Belum tentu senang

Tanggal 4 November 2016 sore, saya ke Ubud untuk persiapan peluncuran biografi. Di Jakarta waktu itu, ada demo besar-besaran.  Melihat lukisan landskap kehidupan di perdesaan Bali, saya memotretnya. Tertarik pada bagian laki-laki sedang menyabung ayam. Malam harinya, saat menonton TV, demo damai akhirnya mengarah sedikit rusuh.  Ketika saya pasang potongan lukisan ini di FB, muncul beberapa komen menarik dan lucu, seperti ini:

Gede Artawan Ayam bolehlah diadu, tapi aku anak bangsa mengapa ada yang coba mengadu…. aku meratap sendu karena digarang legu sampai dibucu…. uuuu…

Komen lain:

Komang Budaarsa Belum tentu senang walau menang…
Sebab yg kalah bisa bawa parang….
Dengan istri bisa saja perang…
Yang perangainya terlihat garang….

Entry filed under: Hello Bali. Tags: .

50 Tahun Hotel Bali Beach Sanur, 1 November 1966-2016 Buku Biografi Tjokorda Gde Putra Sukawati, Penglingsir Puri Ubud

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed


Blog Stats

  • 96,087 hits
November 2016
M T W T F S S
« Oct    
 123456
78910111213
14151617181920
21222324252627
282930  

%d bloggers like this: